Minta disuapin kayak bayi, tapi yang bikin panas dan nggak sabar pengen masuk

Aku duduk dengan membuka selangkanganku, lalu kusoroti wajahnya yang cantik itu.Dengan mata tertutup, Minoru terpaksa membuka mulutnya dan membiarkan kontolku masuk ke dalam mulut itu. Bokeb Semangat!!!”, teriaknya sambil mencambuk Minoru yang setengah telanjang.Aku memang pernah dengar dari Zenit suatu saat dia ingin ke Jepang untuk balas dendam, mungkin menjadi teroris atau sejenisnya, dendamnya sangat besar dan tidak ku sangka akan benar-benar dia wujudkan.Aku menyoroti tubuh Minoru, putih mulus, benar-benar seperti artis, tapi muncul bercak merah ketika Zenit mencambuknya dengan ikat pinggang.“Ayo buka semua!!!”, teriak Zenit memaksa Minoru unyuk melepaskan bra dan celana dalamnya.Minoru menangis, pipinya merah merona akibat tangisannya yang bercampur rasa malu.

Minta disuapin kayak bayi, tapi yang bikin panas dan nggak sabar pengen masuk