Menggila di ranjang dengan mata-mata Rusia yang panas
Kegugupan Anku menghadapi Tante Cesty merupakan beban terberat untuk mengunjungi kediaman Tante, Apalagi kecurigaan keluarga pamannya akibat keseringan Anku mengunjungi tetangga mereka pada jam-jam suami Tante sedang berada diluar rumah.“Apalagi sekarang Tante hanya ditemani Mbok Suli?” Ujar Anku.Dengan berat Anku terlihat mengunci pagar rumah pamannya dan jalan dengan pelan ke arah rumah Tante Cesty. Bokeb Selang beberapa waktu mereka terlihat asyik meneguk minuman juice diruang makan keluarga. Batangnya yang besar dan berwarna cokelat gelap, di hiasi urat-urat sebesar anak korek api menjalar keseluruh senti dari batangnya, bagaikan akar pohon beringin yang mencekeram bumi. Keberuntungan satu-satunya ia peroleh dari pamannya dengan memberikan tempat berteduh sangat seadaanya.Anku tidak memiliki keistimewaan, ia seperti pada umumnya.


