Menggila di Ranjang
Apalagi ditambah berdesak-desakan dalam dengan suasana panas menyengat. Bokep Tante Kenapa baru sekarang aku bisa bersyukur memperoleh isteri zuhud (**) dan ‘iffah (***) sepertimu? Hati ini menjadi luruh. Selera makanku mendadak punah. Melihat keadaan seperti ini aku cuma bisa beristigfar sambil mengurut dada.“Ummi… Ummi, bagaimana Abi tak selalu kesal kalau keadaan terus menerus begini?” ucapku sambil menggeleng-gelengkan kepala. Kuperhatikan sepatu yang berjumlah delapan pasang itu satu persatu. Kenapa baru sekarang pula kutahu betapa nikmatnya menyaksikan matamu yang berbinar-binar karena perhatianku? Tapi Abi kan manusia biasa. Sementara teman-temannnya bersepatu bagus.“Maafkan aku Maryam,” pinta hatiku.“Krek…,” suara pintu terdengar dibuka. Penantianku berakhir ketika sesosok tubuh berabaya gelap dan berjilbab hitam melintas.


