Lagi-lagi Nggak Mau Berhenti, Mama Tiri Kesayangan (18+)
Pesta 17 Agustus kemarin memang sunguh sukses di kampungku. Film Porno Dia yang menaruh pialaku itu di tempat yang terbaik di ruangan itu. Aku harus cepat balik ke pertandingan sebelum panitia menyusul aku.Malam itu aku pulang dengan membawa Piala Lurah bersusun tiga yang kemasan. Aku akan ke jendela samping. Suara berat macam itu siapa lagi kalau bukan suara Pakde Yatno. Nampak cakar-cakar Indri sudah siap menghunjamkan kukunya pada punggung Pakde. Sesampai di depan rumah kulihat pintu rumahku telah tertutup dan lampu ruang depan nampak telah dimatikan. Dia yang menaruh pialaku itu di tempat yang terbaik di ruangan itu.


