Ibu mulus pirang lagi ngewe di luar rumah

Stetoskop di tekan-tekan didadaku hingga di payudaraku,“aaahhh pak..geli pak……”Turun ke bawah hingga ke perutku dia mengelus-elus dengan perlahan. Bokeb Aku tak tahan terus dibuatnya melayang. Kebetulan sekali aku bisa focus dengan pertanyaan karena suasana hening,“silahkan masuk mbak…” ucap dokter itu.“iya pak terimakasih…”Pas masuk pak Hendry dokter muda yang usianya sekitar 37 tahun itu menatapku dengan tajam. ada cacat di tubuhmu tidak kemudian ada penyakit yang diderita tidak soalnya kalau keadaan sakit biasanya tidak saya perbolehkan bekerja. Tubuhku terus dibuatnya bergetar dan aku hanya bisa mendesah,“aaaaahhhhh…..aaaaaaakkhh…pakk….aaahhh….”Selaput keperawananku pecah mengeluarkan darah yang banyak, pak Hendry mengelap darah itu. Pak Hendry tiba-tiba jalan dan mengunci pintu,“mbak Ratih..jika ingin bekerja disini kamu harus di cek dulu

Ibu mulus pirang lagi ngewe di luar rumah