Gadis Asia telanjang bulat
Kamu suka mendengar semua ini?”
“Setiap pulang kerja.” Ia lalu memasukkan satu CD ke dalam deck, lalu memencet beberapa tombol dengan raut percaya diri. Bokep Viral Terbaru Tapi…”
“Tidak, kamu masih perjaka,” ia berbisik lagi. Terus terang saja, ia membuatku tertarik. Sambil tersenyum lega, kuanggukkan kepalaku. “Jangan menjauh.” Aku menoleh dan memandangnya. Ia mengerang lagi. Matanya menatapku. Geliat dan keringat yang bercampur. Geliat dan keringat yang bercampur. Namun bukannya langsung pulang, di jalan ia memintaku untuk berhenti di Dunkin’s. Aku tertawa melihatnya. Aku melepaskan pagutanku, menarik jariku keluar dan bangkit berdiri. Kalau sampai ia turun sebelumnya, aku tak yakin akan menjumpainya lagi di lain kesempatan. Secara otomatis lenganku terangkat dan memeluknya.


