“Apollo Mengisi Celah Berbuluku, Venus Bergumam ‘Ayah Lebih Kental'”
Dia tidak meremas, atau menggosok terlalu keras. Bokep Tante Kepotong deh. Celana itu aku pegang elastisnya. Benar-benar sebuah hidup yang sempurna. Mungkin 5 menit, mungkin kurang dari itu. Matanya bertanya. Hujan masih turun, rintik-rintik. Jari itu mencari sumber kenikmatan seorang wanita. Dia tidak meremas, atau menggosok terlalu keras. Tapi perasaan itu, nafsu itu, benar-benar membuat aku tidak tahan …..lenganku terdiam sebentar dari kegiatan menggesek dadanya. Terus ke bawah, dan kutemukan apa yang kucari. Tipikal keluarga Jakarta, berumur di akhir 30an dan baru saja mempunyai anak. Dia melenguh. Kepotong deh. Aku membuka mataku. Tubuh itu diam saja. tapi sweater tadi untuk maksud lain. Kami berpandangan sebentar. Aku sedikit membuka mataku. Seperti menghayati sesuatu.


